Buruknya Sistem Drainase, Jembatan Otista Bogor Tak Mampu Halau Banjir, Agus Satria: Harus di Cek Kembali

Berita221 Dilihat

Kontrolnews.co – Bogor | Peristiwa banjir yang menggenangi Jembatan Otista di Kota Bogor, pada Sabtu (30/12) lalu berbuntut panjang. Padahal jembatan kebanggaan warga Bogor tersebut belum sebulan diresmikan Presiden Jokowi.

Menanggapi hal tersebut, pegiat anti korupsi Jawa Barat, Agus Satria mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) segera lakukan audit investigasi.

“BPK tentu harus turun ya, lakukan audit,” kata Agus.

Baca Juga  Perumda Pasar Tohaga Segera Hadirkan Bioskop di Pasar Leuwiliang

Menurut Agus Satria, revitalisasi jembatan Otista tersebut, menyerap anggaran dari bantuan keuangan tahun 2023 Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 101 M, namun ternyata bermasalah dari sisi drainase.

Patut diduga, kata Agus, ada kelalaian perencanaan, padahal jembatan yang dirancang mampu bertahan hingga 100 tahun itu ternyata tidak berdaya dilanda banjir setinggi 30 cm.

“Tentunya ini diduga ada unsur kelalaian dan pengabaian dari pihak perencana, pelaksana dan pengawas proyek juga pejabat pembuat komitmen (PPK) sehingga hasilnya mengecewakan,” ujarnya.

Baca Juga  Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Terminal Pancor, Berujung Meninggal Dunia, Keluarga Minta Keadilan  

“Masa sih dana ratusan miliar tidak dapat mengantisipasi berbagai kemungkinan terburuk, apalagi Kota Bogor dijuluki Kota Hujan,” pungkas Agus.